Cara Merawat Lapangan Futsal Sesuai dengan Jenisnya

Futsal atau juga dikenal dengan istilah mini soccer merupakan salah satu cabang olahraga populer di dunia. Saat ini sudah tidak sulit untuk menemukan lapangan yang disewakan khusus untuk bermain futsal. Ada berbagai jenis yang berbeda dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing maupun cara merawat lapangan futsal itu sendiri.

Cara Merawat Lapangan Futsal Sesuai Jenisnya

Seiring berkembangnya jaman, material alas lapangan yang menggunakan jenis ini untuk bermain futsal juga turut mengalami perkembangan. Jika dulu hanya menggunakan kayu parquet seperti pada lapangan basket atau voli, namun sekarang ada banyak jenisnya dengan perawatan yang berbeda pula.

1.     Lapangan Futsall Vinyl

Salah satu jenis material lapangan favorit banyak pemain futsal ialah vinyl. Terbuat dari 3 lapisan PVC yaitu compact layer, glass fiber serta compact layer. Memiliki variasi ketebalan mulai dari 4, 4.5, 6 hingga 8 milimeter. Kelebihannya sangat nyaman dalam menggiring bola.

Permukaan alas lapangan dengan material vinyl cenderung halus dan empuk sehingga tidak mengakibatkan cedera yang parah pada pemain jika terjatuh di atasnya. Perawatannya pun tidak terlalu sulit, umumnya cukup membersihkan seperti lantai keramik saja menggunakan sapu dan kain pel.

2.     Lapangan Futsal Parquette (Alas Kayu)

Parquet merupakan material pembuatan alas lapangan yang sangat populer karena sudah banyak sekali cabang olahraga seperti basket, voli, senam lantai, fitness center dan masih banyak lagi yang menggunakannya. Terbuat dari lempengan kayu berkualitas tinggi yang memiliki beberapa lapisan.

Untuk perawatan lapangan parquet membutuhkan tenaga dan biaya ekstra untuk menjaga tampilannya tetap mengkilap dan aman saat menggunakan ya. Caranya bisa dengan mengolesnya dengan cairan pembersih khusus kayu setiap hari, hingga melakukan proses recoating 1 tahun sekali.

3.     Lapangan Futsal Rumput Sintetis

Sangat jarang olahraga futsal dilakukan di outdoor sehingga beberapa persewaan menggunakan alas lapangan yang terbuat dari rumput sintetis yang cocok penggunaannya di dalam ruangan. Bahan produksinya adalah jenis plastik tertentu dengan beberapa lapisan dan terlihat seperti rumput betulan.

Meski rumput sintetis memiliki beberapa keunggulan seperti awet, murah dan tahan lama namun tetap perlu cara merawat lapangan futsal khusus untuk yang terbuat dari material ini antara lain dengan melakukan pengecekan setiap hari apakah ada lem yang terlepas atau tidak.

4.     Lapangan Futsal Semen

Lapangan futsal dengan material semen atau beton ini umumnya digunakan untuk outdoor dan sudah jarang persewaan-persewaan menggunakannya karena memiliki banyak kelemahan. Meskipun tergolong murah dan perawatannya mudah, namun dari segi keamanannya cukup kurang.

Alas lapangan futsal dari material semen ini umumnya terasa licin terutama jika tidak menggunakan jenis sepatu yang tepat. Selain itu apabila ada pemain yang terjatuh resiko cederanya cukup besar. Namun jenis ini perawatannya mudah karena cukup dengan menyapu dan mengepel seperti biasa.

5.     Lapangan Futsall Taraflex

Jenis material lain sebagai alas lapangan futsal ialah taraflex. Merupakan merk dari lantai vinyl yang berasal dari Prancis dan sudah lama digunakan di banyak sekali olahraga modern maupun tradisional termasuk tenis dan badminton. Memiliki tampilan mengkilap namun tidak licin.

Untuk perawatannya, jenis lapangan futsal taraflex juga tidak sulit. Hampir sama seperti dengan pemeliharaan lapangan vinyl. Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu dan kotoran halus dan kemudian Anda pel menggunakan kain dan cairan pembersih yang lembut untuk meminimalisir goresan.

Demikian tadi cara merawat lapangan futsal sesuai dengan jenisnya. Apapun macamnya dan perawatannya akan lebih mudah jika dilakukan oleh ahlinya untuk memperoleh hasil yang maksimal. Selain itu tentu saja, pemeliharaan yang baik akan membuat lapangan futsal lebih tahan lama.